Payload Logo
r-585920251125184741510.jpg

Puluhan rombong ludes terbakar di Pusat Kuliner Gubah Balikpapan, Minggu (3/8/2025). (Dok: han/katakaltim)

Puluhan Rombong Ludes Terbakar di Pusat Kuliner Gubah Balikpapan, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Penulis: Han | Editor: Agu
4 Agustus 2025

BALIKPAPAN — Sebuah kawasan Pusat Kuliner Gubah di Jalan Ruhui Rahayu 1, Balikpapan Selatan, ludes dilalap si jago merah, pada Senin dini hari (4/8/2025) sekitar pukul 02.30 WITA. Sebanyak 34 rombong milik pedagang ludes terbakar.

Kebakaran terjadi di saat kawasan tersebut tengah lengang. Api yang tiba-tiba membesar membuat para pedagang tidak sempat menyelamatkan perlengkapan maupun dagangan mereka.

Helda, pemilik rombong Kebab Khan Sawarma, mengatakan dua rombong yang baru saja digunakan pada April lalu, kini hanya tersisa abu.

“Semua habis. Alat-alatnya susah dicari lagi. Saya cuma berharap ada bantuan dari pengelola atau pemerintah,” ucap dengan mata berkaca-kaca.

Kejadian ini membuatnya mengalami kerugian mencapai Rp35 juta.

Sementara itu, Tiyas, pedagang lalapan ikan dan ayam bakar, menuturkan, ia baru saja memulai usaha tersebut, bahkan belum sempat balik modal. Akibat peristiwa ini pihaknya mengalami kerugian jutaan.

“Ya, kejadian begitu cepat, saya ditelepon jam 02.45, pas sampai lokasi api sudah besar. Tidak ada yang bisa diselamatkan semua ludes terbakar,” ujarnya.

Selain itu, Kanit Reskrim Polsek Balikpapan Selatan, Iptu Iskandar, mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran bersama tim INAFIS.

Dugaan sementara belum mengarah pada sumber pasti, termasuk isu kebocoran gas.

"Kami sudah memeriksa tiga saksi dan menunggu hasil olah TKP," ujarnya.

Lebih lanjut, nilai kerugian sementara ini diperkirakan lebih Rp100 juta, mengingat peralatan masak dan dagang yang turut hangus terbakar.

"Tapi pendataan pastinya akan kami lakukan bersama LPM setempat," terang Iskandar.

Di satu sisi, sejumlah warga menyebut, mobil pemadam tiba sekitar 15 menit setelah kejadian, saat api sudah membesar. Meskipun pos pemadam kebakaran tidak jauh dari lokasi.

Hingga saat ini, proses pendataan pedagang terdampak masih berlangsung. Para korban kini menggantungkan harapan pada bantuan pemerintah untuk bisa kembali memulai usaha dari nol agar ke depan bisa bangkit kembali. (*)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025