Payload Logo
-79320251125184915132.jpg

Pembalap motor asal Kaltim, Sari Agustina (dok: Caca/katakaltim)|

Sargus, Pembalap Asal Kaltim Buktikan Perempuan Berjaya di Lintasan Roadrace

Penulis: Salsabila Resa | Editor: Agu
10 Agustus 2025

KUTIM — Deru mesin motor menggema di sirkuit non permanen Gor Kudungga Sangatta, Kutai Timur, Minggu 10 Juli 2025.

Ratusan pembalap beradu teknik untuk merebut kemenangan dalam ajang Balap Motor Kasmidi Bulang Roadrace Seri 5 yang menjadi rangkaian Kejurprov Kalimantan Timur.

Asap dan kasarnya aspal lintasan menjadi sahabat para starter. Bak mematahkan bias gender pada dunia otomotif yang terlalu maskulin, Sari Agustina berhasil naik podium pada seri Matic STD 131CC Wanita, bersama 4 perempuan yang menggilai olahraga otomotif ini.

Perempuan berumur 20 tahun itu, bukan baru-baru pengalamannya naik podium, ia mengaku berhasil memenangkan beberapa kejuaraan mulai tingkat provinsi dan nasional. Antara lain Honda Dream Cup, One Prix, juga Moto Prix.

Terbiasa dengan dunia otomotif sejak kecil, membuat Sargus—sapaan akrabnya—merasa nyaman dengan olahraga yang memacu adrenalin ini.

"Almarhum Ayah saya juga seorang pembalap, dan alhamdulillah suami juga merupakan pembalap," ungkap wanita asal Banten yang kini menggeluti dunia starter di Kota Tepian, Samarinda.

Sargus mengaku sangat bangga, menjadi perempuan yang turut mematahkan stigma lintasan motor hanya milik kaum adam.

Diremehkan hanya karena dirinya perempuan, sudah mengotori telinganya sejak usia 10 tahun sewaktu memulai karir sebagai pembalap.

Namun 'Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu' menjadi untaian kata yang membuatnya tak patah semangat.

"Banyak orang meremahkan, tapi saya gak ambil pusing," ucapnya.

Ia juga mengajak agar kaum hawa, di bagian bumi mana pun untuk selalu percaya bahwa dunia terlalu sempit jika hanya memikirkan pandangan orang.

"Jangan nganggap diri kita remeh. Jangan mentang-mentang kita cewek. Kita ini enggak bisa. Kita ini bisa, selama kita bermimipi dan coba terus," ucapnya.

Dengan cucuran keringat dan suara yang letih, di ujung wawancara ini, Sargus menyampaikan bahwa ia juga masih memiliki banyak mimpi. Salah satunya menjadi pembalap profesional, kalau perlu hingga ke lintasan dunia. (Cca)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025