Payload Logo
Bontang

Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Kota Bontang (dok:ist)

Sensus Ekonomi Bontang 2026 Resmi Dimulai, Wali Kota Neni Lepas Ratusan Petugas

Penulis: caca | Editor: Hilman
16 Juni 2026

BONTANG – Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kota Bontang resmi dimulai. Hal itu ditandai dengan penyematan atribut kepada perwakilan petugas lapangan oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni didampingi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bontang Nur Wahid dalam Apel Persiapan Akhir Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di halaman DPMPTSP Bontang, Senin 15 Juni 2026.

Apel tersebut menjadi penanda kesiapan ratusan petugas lapangan yang akan melakukan pendataan berbagai aktivitas ekonomi di seluruh wilayah Kota Bontang.

Turut hadir dalam kegiatan itu Penjabat Sekretaris Daerah Akhmad Suharto, para Asisten Setda Kota Bontang, jajaran Forkopimda, Kepala BPS Kota Bontang Nur Wahid, Pejabat Fungsional Statistisi Ahli Madya BPS Bontang Arifatus Solikhah, Ketua Tim Pelaksana SE 2026 Dwi Cahyo Firmansyah, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, serta petugas lapangan.

Dalam amanatnya, Neni Moerniaeni mengatakan Sensus Ekonomi merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali.

Katanya, pendataan ini menjadi agenda penting untuk memperoleh gambaran terbaru terkait kondisi ekonomi masyarakat.

"Data yang dihasilkan akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah," kata Neni.

Menurut Neni, perkembangan teknologi informasi dan pesatnya ekonomi digital membuat pemerintah membutuhkan data yang akurat, lengkap, dan mutakhir.

Olehnya, seluruh pelaku usaha mulai dari usaha mikro hingga usaha besar, diharapkan dapat berpartisipasi dalam proses pendataan.

Neni juga mengapresiasi BPS Kota Bontang yang telah mempersiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Ia berpesan kepada seluruh petugas agar menjalankan tugas secara profesional dengan tetap mengedepankan integritas dan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

"Gunakan atribut resmi, bawa surat tugas dan identitas lengkap agar masyarakat merasa aman dan percaya saat proses pendataan berlangsung," pesannya.

Sebagai simbol dimulainya pendataan, Wali Kota bersama Kepala BPS Kota Bontang menyematkan atribut Sensus Ekonomi 2026 kepada perwakilan petugas lapangan. Setelah apel tersebut, para petugas dijadwalkan mulai melakukan pendataan usaha di seluruh wilayah Kota Bontang.

Dalam apel tersebut, turut dihadiri oleh sejumlah instansi seperti Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, dan OPD lainnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bontang, M. Taupan Kurnia, mengajak seluruh masyarakat serta pelaku usaha di sektor transportasi dan angkutan untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang, Andi Hasanuddin Akmal, mengajak pelaku usaha di sektor komunikasi dan informasi, termasuk perusahaan media, jurnalis, dan wartawan, untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi. (Adv)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025