PENAJAM — Himpunan Masyarakat Sinjai (HIMAS) Kalimantan Timur yang baru saja melantik kepengurusannya diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
Pemimpin daerah Penajam Paser Utara (PPU) mendorong paguyuban tersebut untuk aktif menjalin kolaborasi, baik dengan pemerintah maupun dengan berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya.
Harapan ini disampaikan oleh Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, seusai menghadiri pengukuhan DPW HIMAS Kaltim beserta jajaran pengurus DPC kabupaten/kota di BSCC Dome Balikpapan, Rabu (2/9/2026) malam.
Sebagai sosok yang juga memimpin Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten PPU, Abdul Waris memandang kehadiran HIMAS sebagai potensi sosial yang besar.
Ia menekankan agar organisasi daerah tidak berhenti pada tataran seremonial atau sekadar tempat berkumpul, melainkan harus hadir menjawab berbagai tantangan sosial masyarakat.
“Alhamdulillah, terkait dengan HIMAS yang hari ini dilantik, kami sangat mendukung bagaimana HIMAS itu bisa membangun Penajam bersama pemerintah dan berkolaborasi dengan organisasi-organisasi yang lain,” tutur Waris.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Waris turut menegaskan struktur hubungan antarorganisasi perantau Sulawesi Selatan.
Ia meluruskan bahwa HIMAS bergerak sebagai salah satu pilar utama yang bernaung di bawah payung besar KKSS.
“Jadi HIMAS itu sama KKSS berasal dari Sulawesi Selatan,” ungkapnya.
Harmoni dan jaringan komunikasi yang terjalin erat di dalam struktur KKSS hingga tingkat daerah diyakini dapat memperkuat ikatan antarwarga perantauan.
“Oleh karena itu, koordinasi lintas paguyuban itu penting agar gerakan sosial di daerah tidak berjalan secara parsial,” tutupnya.
Melalui kepengurusan periode 2026–2031 yang resmi dilantik di Balikpapan tersebut, Pemerintah Kabupaten PPU berharap saluran komunikasi antara warga asal Sinjai dan pemerintah daerah semakin terbuka lebar demi mengawal pembangunan di tanah Penajam. (Adv)











