BALIKPAPAN — PDI Perjuangan Balikpapan akan terus menjalankan fungsi pengawasan, memberi masukan, serta menyuarakan kepentingan rakyat, sebagaimana yang telah menjadi roh perjuangan partai sejak awal berdiri.
Pernyataan itu ditegaskan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Balikpapan, Budiono, Senin 4 Agustus 2025.
Kata dia, DPC PDI Perjuangan Balikpapan juga menyerukan seluruh kader di daerah agar tetap menjaga kesolidan organisasi.
Tetap menjaga semangat nasionalisme, dan terus hadir di tengah masyarakat.
Dalam kondisi apapun, tegas dia, partai harus tetap menjadi representasi suara rakyat yang mendorong keadilan sosial dan kebijakan yang berpihak pada wong cilik.
“Bagi kami, kekuasaan bukan tujuan utama. Tujuan PDI Perjuangan adalah memperjuangkan keadilan sosial, mencerdaskan bangsa, dan memperkuat kemandirian rakyat,” ucapnya.
Sebelumnya, Budiono menyatakan PDI Perjuangan Balikpapan mendukung penuh hasil putusan Kongres ke-6 PDI Perjuangan yang secara aklamasi menetapkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan untuk masa bakti 2025–2030.
“Kami, mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali secara aklamasi Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri. Ini adalah amanah besar yang mencerminkan kepercayaan seluruh kader kepada beliau untuk kembali menata arah perjuangan partai lima tahun ke depan,” ujarnya.
Terkait posisi partai pasca Pilpres 2024, Budiono menegaskan, PDI Perjuangan tidak akan masuk ke dalam kabinet pemerintahan.
Namun, posisi tersebut tidak serta-merta menjadikan PDI Perjuangan sebagai oposisi dalam pengertian konfrontatif.
“Kami bukan oposisi. Dalam sistem pemerintahan kita, tidak ada oposisi atau koalisi secara formal. Kami berada di luar pemerintahan, tetapi tetap aktif, kritis, dan konstruktif,” tukasnya.
Diketahui, kongres PDI Perjuangan kali ini mengusung tema “Berderap Serentak dalam Satu Barisan”.
PDI Perjuangan menekankan pentingnya kekompakan dan solidaritas internal partai di semua tingkatan.
Tema ini dinilai sangat relevan di tengah dinamika politik nasional yang penuh tantangan, serta di masa transisi pemerintahan.
“Semangat gotong royong akan terus menjadi ciri khas PDI Perjuangan. Kami akan perkuat program-program pro-rakyat, khususnya di bidang ekonomi kerakyatan, pendidikan, dan kemandirian desa,” tegasnya.
Program kerja lima tahun ke depan, kata dia, akan difokuskan pada pendampingan UMKM, advokasi rakyat kecil, penguatan organisasi sayap partai, serta perluasan basis ideologi Pancasila di tengah masyarakat. (*)















