SAMARINDA — Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan harus jujur dengan segala kebijakan. Jangan sampai kebijakan yang buruk dianggap baik.
Anggapan baik terhadap kebijakan yang buruk justru akan mencelakai jalannya pemerintahan.
“Paling enak itu kalau kita apa adanya. Bagus, bagus. Nggak bagus ya nggak bagus,” ucap Andi Harun kepada awak media, Rabu 21 Januari 2026.
“Kayak kalian (wartawan) ganteng-ganteng semua. Saya harus bilang ganteng. Masa ganteng saya bilang jelek kan?,” sambung Andi Harun dengan nada bercanda.
Dalam kesempatan itu, katakaltim mencoba menanyakan kebijakan Andi Harun yang menerapkan insinerator sebagai salah satu upaya pengelolaan sampah dengan teknologi canggih.
Andi Harun mengatakan pihaknya sudah melakukan pengkajian terhadap dampak insinerator terhadap lingkungan.
“Udah kita kaji. Tapi nanti pada praktiknya kan kita akan evaluasi. Kalau saya bilang sempurna, itu saya bohong. Saya nggak mau muluk-muluk di depan teman-teman,” ucapnya.
Dia mengaku jika nanti ada kekurangan dalam pelaksanaannya, dalam arti manfaatnya lebih sedikit ketimbang mudaratnya, maka harus diganti.
“Kita jalankan dulu. Kita evaluasi. Di mana kekurangannya itu kita atasi. Kalau kekurangannya lebih besar daripada manfaatnya, ya kira harus berbesar hati mengatakan, kita gagal. Kita harus ganti dengan teknologi lain,” tegasnya. (Deni)














