KUTIM — Kemeriahan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Sabtu 2 Mei 2026 di Kecamatan Muara Wahau semakin terasa dengan penampilan para guru SDN 009 Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur.
Usai mengikuti upacara, para guru kompak mengabadikan momen kebersamaan dengan berfoto mengenakan beragam pakaian adat Nusantara.
Penampilan mereka mencuri perhatian dan menambah semarak suasana peringatan.
Dalam foto tersebut, guru perempuan tampil anggun mengenakan kebaya modern, baju kurung Melayu, serta kain batik dari berbagai daerah.
Warna-warna yang dikenakan pun beragam, mulai dari merah marun, hijau sage, ungu, hingga abu-abu, yang dipadukan dengan kain jarik dan selendang songket.
Sementara itu, guru laki-laki tampil gagah dengan balutan beskap hitam, kaos lurik bernuansa merah putih, hingga odheng khas Madura yang menambah nuansa kearifan lokal.
Keberagaman busana ini menjadi simbol indahnya persatuan di lingkungan SDN 009 Muara Wahau.
Meski berasal dari latar belakang budaya yang berbeda, para guru tetap satu dalam semangat mencerdaskan generasi bangsa.
Momen kebersamaan tersebut diabadikan di tengah suasana meriah peringatan Hardiknas yang juga diramaikan oleh kehadiran pedagang balon dan jajanan di sekitar lokasi.
“Ini bentuk komitmen kami dalam merawat budaya. Anak-anak harus melihat langsung bahwa Indonesia itu kaya dan indah karena perbedaan,” ujar Moh. Nasir, peserta upacara sekaligus Guru Agama SDN 009 Muara Wahau.
Upacara Hardiknas tingkat Kecamatan Muara Wahau sendiri diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari guru, siswa, serta unsur Forkopimcam. (Caca)














