Balikpapan – Bagi sebagian orang, menyalakan lampu di rumah mungkin merupakan aktivitas sederhana. Namun bagi 32 keluarga prasejahtera di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, hadirnya listrik menjadi sebuah perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program Light Up The Dream (LUTD), PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) menghadirkan sambungan listrik bagi keluarga yang membutuhkan.
Program tersebut menjadi wujud kepedulian insan PLN melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Kaltimra). Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari insan PLN disalurkan menjadi bantuan penyambungan listrik bagi masyarakat prasejahtera.
Ketua YBM PLN UID Kaltimra, Bambang Heriyanto, mengatakan program LUTD merupakan bentuk nyata dari amanah yang diberikan insan PLN untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Setiap dana yang dititipkan kepada YBM adalah amanah yang harus kami jaga dan salurkan dengan tepat. Melalui Light Up The Dream, amanah dari insan PLN kami wujudkan menjadi sambungan listrik yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh keluarga penerima,” ujar Bambang.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan tidak berhenti pada hadirnya penerangan di rumah, tetapi juga membawa keberkahan dan membuka kesempatan baru bagi keluarga penerima manfaat.
Salah satu penerima manfaat, Alwi, mengaku bersyukur rumahnya kini dapat menikmati listrik.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN dan YBM PLN. Sekarang rumah kami sudah terang dan berbagai aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah. Semoga kebaikan ini menjadi berkah bagi seluruh insan PLN yang telah membantu,” ungkapnya.
Bagi Alwi dan keluarga, listrik memberikan kemudahan dalam berbagai aktivitas rumah tangga. Penerangan yang sebelumnya menjadi sesuatu yang sulit didapat kini dapat dinikmati secara lebih layak.
Hal serupa dirasakan M. Arbadi. Menurutnya, adanya listrik membuat aktivitas keluarga di rumah menjadi lebih nyaman.
“Adanya listrik di rumah sangat membantu kami. Terima kasih kepada PLN dan YBM PLN yang telah membantu keluarga kami mendapatkan listrik,” tutur Arbadi.
Sementara itu, General Manager PLN UID Kaltimra Muchamad Chaliq Fadli mengatakan, LUTD merupakan bagian dari semangat gotong royong insan PLN dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
“Ketika listrik menyala, aktivitas di rumah menjadi lebih mudah. Anak-anak dapat belajar lebih nyaman, keluarga dapat menjalankan aktivitas dengan lebih baik, dan kesempatan untuk menjadi lebih produktif pun terbuka,” kata Chaliq.
Ia menegaskan bahwa listrik tidak sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga dapat menjadi pintu bagi munculnya berbagai kesempatan baru bagi masyarakat.
“Bagi kami, yang dinyalakan bukan hanya listrik, tetapi juga harapan dan kesempatan untuk kehidupan yang lebih baik,” tambahnya.
Melalui program Light Up The Dream, PLN UID Kaltimra bersama YBM PLN terus berupaya memperluas manfaat kepedulian insan PLN kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sebanyak 32 keluarga di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara kini dapat menikmati listrik di rumahnya. Sebuah sambungan listrik yang mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi penerimanya menjadi cahaya baru untuk menjalani aktivitas, belajar, berkarya, dan menatap masa depan.
Dari amanah menjadi cahaya. Dari cahaya, tumbuh harapan untuk kehidupan yang lebih baik. (Adv)














