Payload Logo
dedikasi pekerja PLN

Di balik terang yang tetap menyala, ada dedikasi para pejuang kelistrikan yang bekerja tanpa mengenal waktu. (dok : PLN)

Di Balik Terangnya Kalimantan, Ada Pengabdian Tanpa Henti Insan PLN UID Kaltimra

Penulis: Han | Editor:
9 Mei 2026

Balikpapan — Listrik yang menyala tanpa gangguan di rumah, rumah sakit, pusat pelayanan publik hingga kawasan industri ternyata lahir dari kerja keras ribuan insan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) yang bekerja siang dan malam menjaga pasokan listrik tetap andal bagi masyarakat.

Momentum Hari Buruh 2026 menjadi pengingat bahwa pelayanan kelistrikan bukan hanya soal teknologi dan infrastruktur, tetapi juga tentang dedikasi para pekerja yang terus hadir di garis depan dalam berbagai situasi dan kondisi.

Di seluruh wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, petugas PLN bekerja tanpa mengenal waktu. Mulai dari operator sistem yang memantau kondisi kelistrikan selama 24 jam, petugas Pelayanan Teknik (Yantek) yang turun langsung menangani gangguan di lapangan, hingga tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) yang bekerja dengan risiko tinggi tanpa melakukan pemadaman listrik.

Tak hanya itu, peran petugas pencatat meter, customer service, Contact Center PLN 123, tim distribusi, administrasi, keamanan hingga driver juga menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Salah satu petugas Yantek Unit Layanan Pelanggan (ULP) Balikpapan Utara, Muhammad Pringgoloyo, mengungkapkan bahwa menjaga listrik tetap menyala sudah menjadi tanggung jawab yang dijalankan dengan penuh komitmen.

“Setiap hari kami berangkat dengan tujuan yang sama, memastikan listrik tetap menyala untuk masyarakat. Kadang kami harus menghadapi cuaca ekstrem hingga kondisi lapangan yang tidak mudah, tetapi itu sudah menjadi bagian dari tanggung jawab kami,” ujar Pringgoloyo.

Ketua DPD Serikat Pekerja PLN UID Kaltimra, Anggriawan Reza Kusuma, mengatakan Hari Buruh menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada seluruh pekerja PLN yang selama ini terus menjaga pelayanan kelistrikan bagi masyarakat.

“Hari Buruh adalah momentum untuk menghargai setiap insan yang bekerja penuh tanggung jawab. Rekan-rekan di lapangan bekerja dengan risiko tinggi, namun tetap menjunjung profesionalisme dan keselamatan kerja. Pengabdian mereka patut diapresiasi,” kata Reza.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa keandalan listrik yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan PLN di berbagai lini.

“Di balik listrik yang andal, ada dedikasi luar biasa dari para petugas kami, baik di lapangan maupun di balik layar. Mereka hadir bukan hanya menjalankan pekerjaan, tetapi memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman setiap hari. Setiap terang yang dinikmati masyarakat lahir dari kerja keras dan semangat pengabdian yang terus menyala,” tegas Chaliq.

Menurutnya, Hari Buruh bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan bentuk penghormatan bagi para pekerja yang tetap menjalankan tugas bahkan ketika sebagian besar masyarakat tengah beristirahat.

PLN UID Kaltimra menilai dedikasi para pekerja menjadi fondasi utama dalam menjaga keandalan pasokan listrik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Di balik setiap lampu yang menyala, ada pengorbanan, kerja keras, dan semangat pelayanan yang terus hidup demi mendukung aktivitas masyarakat setiap hari.(adv)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025