Payload Logo
Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdikbud Kutim

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdikbud Kutim, Heri Purwanto dalam sambutannya pada Bimbingan Teknis Pengelolaan Dapodik dan ARKAS yang diikuti oleh operator, pengelola Dapodik dan Bendahara ARKAS se-Kutim pada 7–10 September 2026 (dok:nik/katakaltim)

Disdikbud Kutim Benahi Akurasi Data Pokok Pendidikan

Penulis: | Editor: Salsabila Resa
10 September 2026

KUTIM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai fokus terhadap keakuratan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdikbud Kutim, Heri Purwanto, menyatakan bahwa data pendidikan yang tidak sesuai kondisi lapangan dapat memengaruhi ketepatan program dan bantuan yang diterima satuan pendidikan. Sebab, Dapodik menjadi dasar bagi berbagai program pendidikan. 

Karena itu, pengelola lembaga pendidikan di Kutai Timur (Kutim) diminta lebih cermat dalam memastikan setiap informasi yang dimasukkan ke Dapodik. 

Data tersebut antara lain digunakan dalam penghitungan Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Sekolah (APS), serta dapat disandingkan dengan data kependudukan dan statistik.

“Dapodik itu dipakai sebagai dasar dalam program-program yang lain,” kata Heri, Rabu 9 September 2026.

Menurutnya, ketepatan data juga berkaitan dengan penyaluran bantuan operasional pendidikan bagi satuan pendidikan nonformal, termasuk program bantuan dan revitalisasi dari pemerintah pusat.

Ia mencontohkan, luas dan legalitas tanah yang tercatat dalam Dapodik dapat menjadi dasar dalam pengajuan program revitalisasi. Jika data tidak diperbarui sesuai kondisi sebenarnya, program yang diterima lembaga berpotensi tidak sesuai kebutuhan.

Heri juga menyinggung pentingnya ketepatan data sarana dan prasarana. Ia mencontohkan pernah ada sekolah yang mencatat belum memiliki taman bermain, padahal fasilitas tersebut sudah tersedia ketika bantuan turun.

“Jangan sampai itu terulang kembali. Makanya kita perbaiki data kita agar program-program yang lain juga benar,” tegasnya.

Pembenahan tersebut menjadi bagian dari Bimbingan Teknis Pengelolaan Dapodik dan ARKAS yang diikuti oleh operator, pengelola Dapodik dan Bendahara ARKAS se-Kutim pada 7–10 September 2026. Dari kegiatan itu Heri berharap dapat memperkuat ketertiban pengelolaan data dan perencanaan anggaran pendidikan di Kutim.

“Makanya ini kita benahi supaya nanti teman-teman melakukan pembenahan terhadap data yang ada di Dapodiknya,” pungkasnya. (Adv)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025