KUTIM — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur (Disdikbud Kutim), mendorong penguatan keterampilan bagi peserta didik pendidikan nonformal melalui kolaborasi dengan lembaga kursus.
Upaya ini dilakukan agar lulusan tidak hanya memperoleh ijazah, tetapi juga memiliki kemampuan praktis untuk menunjang masa depan.
Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikbud Kutim, Heri Purwanto, mengatakan kerja sama tersebut diarahkan untuk melengkapi layanan pendidikan yang diselenggarakan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
“Kalau nanti sudah Paket C, harapannya mereka tidak hanya mendapatkan ijazah, tetapi juga punya keterampilan,” ujar Heri, Sabtu (17/10/2026).
Menurut dia, keterlibatan lembaga kursus dapat menjadi sarana bagi peserta didik untuk memperoleh keterampilan tambahan sesuai kebutuhan.
Dengan begitu, pendidikan nonformal tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membekali peserta didik dengan kemampuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.
“Harapannya lembaga kursus ini bisa membantu SKB maupun PKBM dalam memberikan keterampilan kepada peserta didik,” katanya.
Heri menjelaskan, pendidikan nonformal memiliki fleksibilitas dalam proses pembelajaran.
Kegiatan belajar dapat dilaksanakan secara daring, tatap muka, maupun menggunakan modul dengan waktu yang menyesuaikan kondisi peserta didik.
Fleksibilitas tersebut dinilai membuka peluang lebih luas bagi masyarakat yang memiliki beragam kondisi untuk tetap mengakses pendidikan.
Namun, layanan itu perlu diimbangi dengan penguatan keterampilan agar manfaat pendidikan dapat dirasakan secara lebih menyeluruh.
Saat ini, Kutim memiliki satu SKB dan 18 PKBM yang menjadi bagian dari penyelenggaraan pendidikan nonformal.
Disdikbud mendorong sinergi antara lembaga-lembaga tersebut dengan lembaga kursus untuk memperluas layanan pendidikan sekaligus meningkatkan keterampilan peserta didik.
Melalui kolaborasi tersebut, pendidikan nonformal diharapkan dapat memberikan bekal yang lebih lengkap bagi masyarakat, mulai dari kesempatan memperoleh ijazah hingga penguasaan keterampilan praktis. (Adv)














