Payload Logo
Sapi

Sapi Bali (dok: istimewa)

PPU Siapkan 361 Ekor Sapi untuk 16 Kelompok Tani

Penulis: Gung | Editor: Afri
25 Oktober 2026

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) mengalokasikan 361 ekor sapi untuk 16 kelompok tani melalui program pengadaan ternak tahun anggaran 2026.

Bantuan tersebut terdiri atas sapi bakalan, jantan, dan betina yang diperuntukkan bagi pengembangan serta penggemukan ternak.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian PPU, Ristu Pramula, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap.

Sebagian kelompok telah menerima ternak, sementara 5 kelompok lainnya menunggu proses distribusi yang ditarget rampung akhir Oktober 2026.

“Kalau tahun ini ada 361 ekor yang dibagikan kepada 16 kelompok,” ucap Ristu, Minggu (25/10/2026).

Berdasarkan rekapitulasi rencana pengadaan ternak tahun anggaran 2026, bantuan tersebut terdiri atas 60 ekor sapi bakalan, 16 ekor sapi jantan, dan 285 ekor sapi betina.

Ternak yang disiapkan merupakan sapi Bali. Pengadaan tersebut diharapkan mendukung pengembangan peternakan masyarakat, baik melalui pembiakan maupun penggemukan untuk meningkatkan produktivitas usaha peternakan.

Ristu menjelaskan, sapi betina dapat dimanfaatkan untuk pengembangan populasi ternak, sedangkan sapi jantan digunakan sesuai peruntukannya, termasuk untuk penggemukan dan sebagai pejantan.

“Jenisnya sapi Bali. Ada betina dan jantan. Untuk yang jantan, sebagian diperuntukkan bagi penggemukan dan sebagian lagi untuk pejantan,” jelasnya.

Namun, proses distribusi belum sepenuhnya rampung. Menurut Ristu, pengiriman ternak dari Nusa Tenggara Barat (NTB) sempat mengalami penundaan akibat bencana yang terjadi di wilayah tersebut.

“Pengambilannya kemarin dari NTB. Karena ada bencana di sana, pengirimannya menjadi tertunda,” ungkapnya.

Lima kelompok yang masih menunggu bantuan di antaranya berada di wilayah Waru dan lokasi lainnya yang perlu dipastikan kembali berdasarkan daftar penerima.

Pemerintah daerah menargetkan seluruh ternak dapat disalurkan pada akhir Oktober.

“Yang belum menerima itu tinggal lima kelompok lagi. Targetnya akhir Oktober ini selesai semua,” katanya.

Program bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat usaha peternakan kelompok tani di PPU.

Selain menambah populasi ternak, bantuan juga diharapkan memberikan peluang bagi peternak untuk mengembangkan usaha pembiakan maupun penggemukan secara berkelanjutan. (Adv)

Dilihat 699 kali