Balikpapan - Kota Balikpapan menyiapkan berbagai layanan kesehatan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan medis selama masa cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas warga selama arus mudik dan libur Lebaran.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, mengatakan pihaknya telah mengatur kesiapan tenaga kesehatan serta fasilitas layanan agar tetap dapat melayani masyarakat selama periode libur tersebut.
“Walaupun memasuki masa cuti bersama Idulfitri, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas. Kami memastikan fasilitas kesehatan tetap beroperasi agar masyarakat bisa mendapatkan penanganan medis jika diperlukan,” kata Alwiati.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Dinas Kesehatan menyiapkan sejumlah pos pelayanan kesehatan di titik-titik yang diperkirakan ramai aktivitas masyarakat. Pos kesehatan tersebut akan ditempatkan di beberapa lokasi strategis seperti Pelabuhan Feri Karyangau, Terminal Batu Ampar, Pelabuhan Semayang, Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan Islamic Center, serta kawasan wisata Pantai Manggar Segarasari.
Menurut Alwiati, keberadaan pos kesehatan tersebut bertujuan memberikan pelayanan medis bagi masyarakat maupun pemudik yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan atau pertolongan pertama.
“Petugas kesehatan akan berjaga di posko-posko tersebut untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, penanganan awal, hingga rujukan ke fasilitas kesehatan apabila dibutuhkan,” jelasnya, Rabu (11/03).
Selain itu, sejumlah puskesmas di Balikpapan juga tetap membuka layanan selama 24 jam. Terdapat tujuh puskesmas yang dipastikan tetap beroperasi penuh selama masa libur Idulfitri, yakni Puskesmas Manggar Baru, Sepinggan, Kelandasan Ilir, Mekarsari, Baru Ulu, Karang Jati, dan Karyangau.
Di luar puskesmas tersebut, pelayanan rawat jalan di beberapa puskesmas lainnya tetap dibuka secara bergantian sesuai jadwal yang telah ditentukan di masing-masing kecamatan.
“Pengaturan jadwal ini dilakukan agar masyarakat tetap memiliki akses pelayanan kesehatan dasar meskipun sebagian tenaga kesehatan juga menjalani libur secara bergantian,” ujar Alwiati. Sebagai contoh, di wilayah Balikpapan Timur pelayanan rawat jalan akan dilaksanakan secara bergilir. Puskesmas Teritip dijadwalkan melayani pada 16 April, Puskesmas Lamaru pada 17 April, dan Puskesmas Manggar pada 18 April.
DKK Balikpapan juga menginstruksikan seluruh rumah sakit di kota tersebut untuk tetap membuka layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam.
“Kami juga meminta rumah sakit tetap memberikan pelayanan IGD secara maksimal, sehingga masyarakat yang membutuhkan penanganan darurat tetap bisa dilayani dengan cepat,” tambahnya.
Selain pelayanan di fasilitas kesehatan, Dinas Kesehatan juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para pengemudi dan pemudik di sejumlah titik transportasi, khususnya di kawasan pelabuhan dan Terminal Batu Ampar.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan posko kesehatan ini turut melibatkan sejumlah organisasi profesi kesehatan, salah satunya Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang akan membantu pelayanan di posko Terminal Batu Ampar.
Melalui berbagai kesiapan tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dan merayakan Idulfitri dengan aman serta tetap menjaga kondisi kesehatan selama beraktivitas. (han/adv Diskominfo Balikpapan)














