Payload Logo
Bupati Kubar

Bupati Kubar, Frederick Edwin (dok: istimewa)

Investasi Kutai Barat Tembus Rp7,98 Triliun, Serap 1.898 Tenaga Kerja

Penulis: Jantro | Editor: Agu
5 November 2026

KUBAR — Realisasi investasi Kabupaten Kutai Barat (Kubar), mencapai Rp7,98 triliun hingga Triwulan III 2026. Capaian tersebut melampaui target dengan realisasi sebesar 117,43 persen.

“Capaian investasi ini menjadi peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dalam sambutannya pada puncak peringatan HUT ke-27 Kutai Barat, Kamis 05 November 2026.

Realisasi tersebut berasal dari penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Investasi itu tersebar dalam 1.215 proyek dan menyerap 1.898 tenaga kerja, terdiri dari 1.892 tenaga kerja Indonesia dan 6 tenaga kerja asing.

Edwin mengatakan, investasi yang masuk ke Kutai Barat harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Salah satunya melalui pembukaan lapangan pekerjaan, peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal, serta penguatan perekonomian di tingkat kampung.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada investasi, tetapi juga perlu didukung pengembangan sektor pariwisata, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta ekonomi kreatif.

Pemerintah daerah juga mendorong penyelenggaraan festival di tingkat kampung dan kecamatan untuk memperkenalkan budaya lokal sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat.

Di sektor UMKM, dukungan diarahkan pada peningkatan kualitas produk, pemasaran, sumber daya manusia, desain, pemanfaatan teknologi, hingga digitalisasi.

Pemerintah juga memberikan dukungan melalui akses permodalan, bantuan peralatan, dan pelatihan.

Selain itu, promosi dan misi dagang terus didorong agar produk unggulan daerah dapat menjangkau pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun internasional.

“Berbagai upaya ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian daerah dan memastikan manfaat pembangunan dirasakan seluruh masyarakat Kutai Barat,” paparnya. (Adv/T3-Perekonomian)

Dilihat 697 kali