Payload Logo
Pemkab Kubar

Bupati Kubar, Frederick Edwin bersama Direktur SDM dan Transformasi Perum Bolug, Sudarsono Hardjosoekarto menandatangani surat Penyerahan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Barong Tongkok, Sabtu 04 April 2026. (Dok: Katakaltim/Jantro)

Pemkab Kubar Hibahkan Lahan ke Bulog, Gudang Beras Kapasitas 1.000 Ton Segera Dibangun

Penulis: Jantro | Editor: Syamsuddin
4 April 2026

KUBAR — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) secara resmi menyerahkan lahan untuk pembangunan gedung beras ke Perum Bulog Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Sabtu 04 April 2026.

Bertempat di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, penandatanganan dan Penyerahan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dilakukan oleh Bupati Kubar, Frederick Edwin bersama Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto.

Untuk pembangunan gudang Bulog, Pemkab Kubar menghibahkan lahan seluas 1,3 hektar di Kampung Ngenyan Asa, Kecamatan Barong Tongkok. Gudang itu akan digunakan untuk penyimpanan beras dan minyak goreng dengan kapasitas 1.000 ton.

Frederick Edwin dalam sambutannya menyampaikan, penandatanganan NPHD bersama Perum Bulog menjadi langkah strategis dalam mendukung infrastruktur pascapanen melalui penyediaan lahan.

Lahan hibah akan dimanfaatkan Bulog untuk membangun fasilitas logistik pangan. Fasilitas ini berfungsi sebagai sarana penyimpanan dan pengelolaan hasil pertanian guna memperkuat distribusi serta ketahanan pangan daerah.

"Pemkab Kubar sangat mengapresiasi sinergi dengan Bulog. Kita berharap pembangunan fasilitas ini segera terealisasi serta memberi manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto menyampaikan apresiasi hibah lahan dari Pemkab Kubar untuk pembangunan gudang pangan.

Menurutnya, gudang itu sangat penting untuk memperkuat distribusi logistik serta menekan harga bahan pokok di wilayah Kubar dan Mahulu yang masih relatif tinggi.

Ditargetkan, pembangunan gudang Bulog terealisasi pada tahun 2026. Karena, Kutai Barat masuk dalam prioritas pembangunan infrastruktur pangan nasional bersama sejumlah daerah lain.

"Selama proses pembangunan berlangsung, Bulog akan memanfaatkan gedung Arsip milik Pemkab Kubar sebagai gudang sementara," paparnya.

Sudarsono menambahkan, pembangunan gudang Bulog bertujuan menjaga stabilitas harga beras dan minyak goreng.

Hal itu mengingat harga beras di Kabupaten Mahakam Ulu yang sempat melonjak hingga Rp1 juta per karung.

"Kami juga akan meminta dukungan Bupati untuk meningkatkan akses jalan menuju gudang Bulog yang akan dibangun. Ini penting, agar distribusi beras dapat berjalan lancar," terangnya. (Jantro)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025