Payload Logo
Winardi

Ketua PDI Perjuangan Bontang, Joni Alla Padang (kanan) bersama Sekretaris PDI Perjuangan Bontang, Winardi (kiri) (dok: PDI Perjuangan Bontang)

Pengganti Haji Maming di DPRD Belum Jelas, PDI Perjuangan Bontang Tunggu Keputusan DPP

Penulis: Agung | Editor:
28 April 2026

BONTANG — Pengganti almarhum Haji Maming sebagai legislator di Kota Bontang belum jelas. Saat ini PDI Perjuangan Bontang menunggu keputusan DPP.

Katanya PDI Perjuangan Bontang sudah mengusul ke DPP siapa yang akan mengganti Haji Maming sebagai wakil rakyat.

“Kita sudah bersurat ke DPD kemudian diteruskan ke DPP. Sekarang masih menunggu SKK DPP,” ucap Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bontang, Winardi, dalam keterangan persnya, Selasa 28 April 2026.

Dia menerangkan, awalnya internal partai sepakat mulai membahas PAW setelah lewat 40 hari meninggalnya Almarhum Haji Maming.

Tapi, di sisi lain, ada urusan-urusan PDI Perjuangan secara kelembagaan yang juga begitu mendesak.

“Kebutuhan lembaga juga harus jalankan, terpaksa proses PAW harus dipercepat,'' tutur Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bontang itu.

Awin—sapaannya—mengaku sesuai mekanisme PAW, tahapan dimulai dengan pemberhentian resmi anggota DPRD yang meninggal dunia lewat rapat Paripurna DPRD Bontang.

''Kalau untuk pemberhentian, suratnya sudah kita ajukan ke DPRD,” tandasnya.

Setelah paripurna pemberhentian, selanjutnya DPC PDI Perjuangan akan mengusul lagi nama dan berkas dokumen PAW ke KPU untuk diverifikasi.

“Ada beberapa dokumen termasuk SK Gubernur tentang pemberhentian anggota DPRD yang meninggal dunia. Dan juga keterangan soal status keanggotaan nama yang kita usulkan,” paparnya.

Jika dokumen dianggap lengkap dan nama yang diusul memenuhi syarat, maka selanjutnya akan mengusul nama ke DPRD untuk proses PAW dengan membawa berita acara yang dikeluarkan KPU.

Awin memastikan, pengganti Haji Maming adalah caleg PDI Perjuangan dari Dapil yang sama, Bontang Selatan, dengan perolehan suara terbanyak setelah Almarhum Maming.

“Sesuai aturan yang ada. Dari Dapil yang sama dan peraih suara terbanyak setelah almarhum,” tuturnya.

Sementara itu, ihwal jabatan Pimpinan DPRD yang ditinggalkan Almarhum Haji Maming, Awin menjelaskan, pihaknya sudah rapat pleno dan bersurat ke DPP untuk menetapkan nama kader PDIP yang akan mengisi Pimpinan DPRD Bontang selanjutnya.

“Kita tunggu saja SK DPP. Di DPRD Bontang saat ini hanya ada dua kader. Kalau soal pimpinan itu murni keputusan DPP,” tegasnya.

Selain PAW Anggota dan Pimpinan DPRD Bontang, Pleno DPC PDI Perjuangan Bontang juga sudah membahas pengisian jabatan lowong Bendahara DPC PDIP yang juga ditinggalkan Almarhum Haji Maming.

“Kita juga usulkan nama untuk pengganti Almarhum sebagai Bendahara DPC. Ada 3 nama yang sudah kita usulkan,” ujarnya.

Pun demikian, ia belum mau membeberkan siapa-siapa saja nama calon bendahara DPC PDI Perjuangan Bontang yang diusul ke DPP. (Agung)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025