Payload Logo
Kaltim

Salah satu Program TJSL PLN UID Kaltimra (dok: Han/katakaltim)

Program TJSL PLN UID Kaltimra Klaim Sudah Menyentuh 22 Ribu Lebih Penerima Manfaat

Penulis: Han | Editor: Agung Ardaus
6 Februari 2026

BALIKPAPAN — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (PLN UID Kaltimra) mengklaim terus memperkuat peran sosialnya.

Sepanjang 2025, PLN UID Kaltimra melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menjangkau 22.588 penerima manfaat.

Baik secara langsung maupun tidak langsung dari berbagai lapisan masyarakat di Kaltim dan Kalimantan Utara (Kaltara).

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli menyampaikan realisasi program TJSL adalah wujud komitmen PLN UID Kaltimra dalam menjalankan peran sebagai mitra pembangunan daerah.

“Bagi kami program TJSL bukan hanya kewajiban korporasi, tetapi komitmen untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan dampak nyata,” ucap Chaliq dalam keterangannya, Jumat 6 Februari 2026.

Program ini tidak fokus pada satu sektor tertentu. Tapi mencakup bidang pendidikan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penyediaan sarana dan prasarana.

“Termasuk pula peningkatan kualitas hidup kelompok rentan,” tuturnya.

Chaliq juga menjelaskan melalui pelaksanaan program TJSL sepanjang 2025, PLN UID Kaltimra berupaya menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup secara berkelanjutan.

Salah satu program TJSL unggulan PLN UID Kaltimra di bidang lingkungan dan pendidikan diwujudkan melalui dukungan terhadap Bank Sampah Sekolah Pantai Indonesia (SPI) Balikpapan di SMKN 5 Balikpapan.

Program ini menjadi model edukasi lingkungan berbasis sekolah. Mendorong siswa memahami pemilahan sampah. Dan mampu mengelolanya menjadi bernilai ekonomi.

Selain memberdayakan kelompok masyarakat, program TJSL PLN UID Kaltimra juga diarahkan untuk membentuk kebiasaan ramah lingkungan.

Misalnya melalui program Bottle Up yang bertujuan mengurangi sampah botol plastik dengan menyediakan drop box di sejumlah lokasi.

“PLN juga melaksanakan penanaman pohon untuk meningkatkan kualitas lingkungan, serta program mudik gratis yang rutin diselenggarakan setiap tahun dengan animo masyarakat yang tinggi,” jelas Chaliq.

Dia menambahkan pelaksanaan program TJSL juga dirancang selaras dengan agenda pembangunan daerah serta kebutuhan masyarakat setempat.

Kolaborasi pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci agar program yang dijalankan tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Melalui pendekatan tersebut, program TJSL tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan sosial, tetapi juga sebagai penguat peran PLN sebagai mitra strategis pembangunan,” ucap Chaliq. (Han)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025