KALTIM — Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menanggapi beberapa usulan program kepala daerah di masing-masing kabupaten/kota pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi.
Dalam forum Musrenbang, Harum, sapaannya, menerima banyak usulan dari perwakilan kepala daerah kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.
Salah satu usulan yang direspons Rudy adalah proyek pembangunan jembatan long bagun di kabupaten mahakam ulu yang mendapat suntikan dana dari PT. Tujuan Mulia Makmur (TMM).
“Tujuan Mulia Makmur (TMM) yang akan bangunkan, saya sudah negosiasi dan itu diinisiasi pak Hashim,” ujarnya pada forum Musrenbang, di gedung odah etam, Kamis (30/4/2026).
Rudy menyebut, proyek ini diinisiasi oleh Hashim Djojohadikusumo, saudara Prabowo Subianto.
Karena keterbatasan akses ke kabupaten Mahulu, proyek akan diresmikan pada tanggal 23 Mei 2026 di Samarinda.
“Beliau sibuk, tertunda untuk datang ke kaltim meresmikan proyek PT. TMM untuk PLTA di Mahulu, tapi rencana peresmiannya di Samarinda saja karena belum memadai akses jalannya,” ujar Rudy.
Disela-sela penyampaian realisasi program Pemprov, Rudy menyampaikan keseriusannya dalam menjalankan pemerintahan.
Politisi Golkar tersebut menyebut soal kerja-kerja Pemprov Kaltim yang sangat sibuk namun jarang terliput dan dipublikasikan di media sosial.
“Sabar Bos, kita bekerja, cuma kami bekerja jarang terliput, karena kami lebih banyak bekerjanya ketimbang dengan kontennya, kami sibuk sekali,” jelas Rudy pada kepala daerah se-Kalimantan Timur. (Deni)














