Payload Logo
Bontang

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris bersama pelajar dalam agenda peluncuran program Smartani Goes To School yang digelar di SDN 009 Bontang Utara, Kelurahan Loktuan (dok: Agung/katakaltim)

Smartani Goes To School Resmi Diluncurkan, Agus Haris Ajak Siswa Bontang Cinta Pertanian Sejak Dini

Penulis: Agung | Editor:
7 Mei 2026

BONTANG — Upaya membangun kesadaran ketahanan pangan sejak usia dini terus dilakukan Pemerintah Kota Bontang. Salah satunya melalui peluncuran program Smartani Goes To School yang digelar di SDN 009 Bontang Utara, Kelurahan Loktuan, Kamis 7 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Bontang Achmad Aznem, jajaran pemerintah daerah, pihak sekolah, serta para siswa.

Program ini menjadi bagian dari edukasi pertanian terintegrasi di lingkungan sekolah dasar. Para siswa diperkenalkan langsung dengan aktivitas bercocok tanam sebagai langkah membangun kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pentingnya ketahanan pangan keluarga.

Dalam sambutannya, Agus Haris menyampaikan bahwa gerakan menanam memiliki manfaat besar bagi keberlangsungan lingkungan hidup di Kota Bontang. Menurutnya, semakin banyak tanaman yang tumbuh, maka semakin baik pula kemampuan tanah menyimpan cadangan air.

Ia menilai kondisi geografis Bontang saat ini membutuhkan perhatian serius terhadap keberadaan ruang hijau dan tanaman penyangga air tanah.

“Tanaman memiliki fungsi penting menjaga cadangan air bawah tanah. Karena itu gerakan seperti ini sangat baik untuk masa depan lingkungan di Kota Bontang,” ujarnya.

Selain mendukung pelestarian lingkungan, program tersebut juga dinilai sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat sektor ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Kepala DKP3 Bontang Achmad Aznem mengatakan, sekolah menjadi tempat strategis untuk mengenalkan dunia pertanian kepada anak-anak. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung menanam dan merawat tanaman.

Menurutnya, pemahaman tentang proses pangan perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak lebih menghargai hasil pertanian dan terbiasa mencintai lingkungan.

“Anak-anak perlu tahu bahwa sayur yang mereka makan berasal dari proses panjang yang membutuhkan perawatan dan ketekunan,” katanya.

Pada kegiatan tersebut, para siswa dikenalkan dengan metode penanaman kangkung menggunakan biji di media polybag. Cara ini dinilai memberi pengalaman baru karena sebagian masyarakat lebih familiar menanam kangkung menggunakan batang.

Para siswa tampak antusias mengikuti praktik penanaman yang dipandu petugas Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bontang Lestari. Mereka diajarkan mulai dari menyiapkan media tanam, menyemai bibit, hingga cara merawat tanaman agar tumbuh dengan baik.

Suasana semakin semarak ketika Agus Haris mengajak siswa bermain gim interaktif. Anak-anak yang berani menjawab pertanyaan mendapat hadiah langsung, sehingga membuat kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat.

Kepala SDN 009 Bontang Utara, Yuliati mengaku bangga sekolahnya dipercaya menjadi salah satu sekolah percontohan program Smartani Goes To School di Bontang.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat membangun kebiasaan positif di lingkungan sekolah maupun di rumah, terutama dalam hal menanam dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Harapannya anak-anak semakin mencintai pertanian dan memahami pentingnya menjaga lingkungan sejak sekarang,” tuturnya.

Sebagai simbol dimulainya program, Wakil Wali Kota bersama Kepala DKP3 menyerahkan polybag media tanam kepada perwakilan siswa. Selanjutnya, siswa kelas 3, 4, dan 5 mengikuti praktik menanam menggunakan polybag yang telah diberi nama masing-masing. (Adv)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025