Payload Logo
DPRD Kubar

Anggota DPRD Kubar, Adrianus (dok: Jantro/katakaltim)

Tak Mau Warga Terus Mengeluh, Kubar Anggarkan Perbaikan Jalan Nasional

Penulis: Jantro | Editor: Hilman
30 Oktober 2026

KUBAR — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki jalan nasional ruas Linggang Bigung-Mentiwan lewat skema proyek multiyears APBD 2027-2029.

Langkah itu dilakukan untuk menjawab keluhan masyarakat selama beberapa tahun terakhir terkait kerusakan jalan nasional di kota Sendawar.

“Perbaikannya sudah dianggarkan. Ini bentuk komitmen Bupati Kubar menjawab keluhan masyarakat ,” ujar Anggota DPRD Kubar, Adrianus dikonfirmasi Katakaltim, 30 Oktober 2026.

Lanjutnya, perbaikan jalan nasional seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Namun, untuk mempercepat penanganan kerusakan jalan di dalam kota, Pemkab Kubar mengambil alih pelaksanaannya melalui APBD.

Perbaikan yang dibiayai melalui APBD tersebut mencakup ruas Linggang Bigung-Simpang Raya hingga Mentiwan.

“Kondisi jalan nasional ini kan sudah lama rusak parah. Apalagi dari Simpang Raya menuju RSUD HIS. Jadi penanganannya diambil alih Pemkab Kubar,” terangnya.

Adrianus menjelaskan, penanganan jalan yang rusak parah akan mengikuti rekayasa lapangan oleh dinas teknis, termasuk penentuan jenis konstruksi yang digunakan.

“Jika konstruksi fleksibel seperti aspal hotmix tidak mempunyai menahan beban, tentu dinas PUPR akan merencanakan rigid beton,” paparnya.

Terkait perbaikan dalam jalan nasional di wilayah Kutai Barat, DPRD Kubar telah berkoordinasi dengan BBPJN Kaltim untuk membahas pembagian penanganan jalan.

Dari kordinasi tersebut, diperoleh informasi bahwa pemerintah pusat kembali mengalokasikan anggaran sekitar Rp500 miliar untuk jalan nasional perbatasan Kukar-Mentiwan.

“Pengerjaannya dibagi dua segmen, proyek itu direncanakan masuk tahap lelang pada akhir 2026,” urainya.

Adrianus menambahkan, dengan alokasi anggaran tersebut ditambah APBD, kondisi jalan nasional di Kutai Barat ditargetkan mencapai lebih dari 90 persen dalam kondisi mantap.

“Sebagai bagian dari penyelenggara pemerintah, kami dari DPRD juga tidak tinggal diam dan selalu berjuang. Apa yang menjadi harapan masyarakat bisa terwujud,” pungkasnya. (Jantro)

Dilihat 722 kali