KUBAR — Berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian Tabligh Akbar yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Menteri Agama RI pada 3-4 Juli 2026.
Dukungan penuh datang dari Pemerintah Kabupaten, Forkopimda, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat setempat.
Tokoh masyarakat Kalimantan Timur, H. Syaharie Jaang, mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap penyelenggaraan Tabligh Akbar tersebut.
Menurutnya, kungan lintas elemen masyarakat mencerminkan semangat kebersamaan dalam menyukseskan kegiatan keagamaan yang akan digelar.
"Mari kita mendukung acara ini, kita tunjukkan bahwa masyarakat Kaltim khususnya Kutai Barat adalah masyarakat yang menjunjung tinggi perbedaan dan toleransi," ujarnya.
Jaang menyampaikan, selain Tabligh Akbar, perayaan Harlah Ponpes Assalam Arya Kemuning ini juga mencakup kegiatan sosial seperti khitanan massal dan nikah massal yang akan dihadiri oleh Menteri Agama RI.
"Mari kita bersama menjaga kondusifitas agar acara ini berjalan lancar," ungkapnya.
Sebelumnya Pemkab Kubar bersama unsur Forkopimda menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan pada Jumat 27 Juni 2026.
Rapat koordinasi yang dipimpin Plt Asisten III Setkab Kutai Barat, Mobilala itu turut dihadiri belasan perwakilan ormas lintas bidang.
Dalam rapat tersebut semua pihak sepakat menjaga kondusifitas dan siap bersinergi mengawal suksesnya rangkaian kegiatan tersebut hingga akhir.
“Semua pihak sepakat menjaga keamanan, kerukunan, ketertiban dan keharmonisan di Kutai Barat,” ujar Ketua Panitia Masjid Al Muttaqin Islamic Center H. Ikran.
Ikran menegaskan materi ceramah UAS akan berfokus pada nilai Islam rahmatan lil alamin yang menyejukkan.
Panitia memastikan acara berlangsung kondusif. Yayasan Pondok Pesantren Assalam dan pengurus Masjid Al Muttaqin juga telah menandatangani surat pernyataan kesiapan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan. (Jantro)












