Payload Logo
Wali Kota Bontang

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni (dok: Caca/katakaltim)

Wali Kota Neni Moerniaeni Targetkan SPAM Regional Indominco Berjalan Agustus

Penulis: Salsabila Resa | Editor:
19 Mei 2026

BONTANG — Kota Bontang menjadi salah satu daerah yang cukup tinggi bergantung pada pasokan air tanah.

Namun pemerintah juga mengimbau agar masyarakat membatasi eksploitasi berlebihan untuk mencegah penurunan permukaan tanah dan krisis air.

Beberapa waktu terakhir, dari hasil kajian dan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Kota Bontang telah memiliki sumber air baku alternatif untuk mengurangi beban penggunaan air tanah.

Air baku itu bersumber dari ex Void Indominco, yang saat ini telah telah digunakan untuk proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Indominco.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan bahwa layanan air bersih tersebut akan dinikmati masyarakat Kota Taman pada Bulan Agustus mendatang.

"Harusnya Agustus sudah jalan," kata Neni saat ditemui Katakaltim, Senin 18 Mei 2026.

Di samping itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Much. Cholis Edy Prabowo mengatakan Pemerintah Kota Bontang telah menyediakan fasilitas Water Treatment Plant (WTP) dan offtake untuk menyedot air dari Void Indominco.

"Lokasinya tepat berada di dekat RSUD Taman Husada Bontang,” kata Bowo.

Ia menargetkan fasilitas tersebut rampung pada Juni mendatang. Sehingga uji komisioning dapat segera dilakukan dan air bersih bisa mengalir ke rumah masyarakat secepatnya.

Katanya, SPAM Regional Indominco ini memiliki kapasitas produksi mencapai 250 liter per detik, air bersih yang diolah dari fasilitas ini nantinya akan didistribusikan ke Kota Bontang, Kabupaten Kutai Timur, dan Kabupaten Kutai Kartanegara. (Cca/adv)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025