Bontang -- Tak menyangka, Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial (E) berusia 52 tahun, ditemukan tewas gantung diri, Sabtu (2/3).
IRT tersebut beralamat Jalan, Palembang RT 16 Kelurahan, Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim).
Peristiwa ini menggemparkan warga setempat karena kepanikan dan tidak ada insiden kekerasan dalam rumah tangganya.
Baca Juga: Kelurahan Bontang Baru Dorong Pengembangan UMKM Lewat Pelatihan dan Pemasaran Kreatif
Kapolsek Bontang Barat, Iptu Hadi Esmoyo mengatakan, polisi yang menerima informasi langsung mendatangkan lokasi kejadian.
Baca Juga: Budisatrio Djiwandono Ajak Warga Bontang Dukung Paslon Neni-Agus Haris
Hasil pemeriksaan tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Korban ditemukan gantung diri di bagian atas pintu kamar mengunakan tali tambang," ujar Hadi.
Keterangan suami korban almarhuma saudari E tidak ada masalah rumah tangga antara suami dan korban, cuman ada keinginan anak untuk beli mobil secara kredit dan tidak mengendap penyakit.
"Dari keterangan saksi di mungkinkan korban gantung diri di karenakan faktor depresi/stres akibat tekanan dari anak korban yang meminta kepada korban untuk membeli mobil dengan cara kredit," katanya.
Kapolsek mengungkapkan, korban saat ini korban ditangani oleh tim identifikasi Sat Reskrim Polres Bontang.
Terpisah, kejadian nahas itu dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Bontang IPTU Hari Supranoto.
"Iya sementara di indentifikasi oleh tim," singkatnya. (*).