SAMARINDA - Plt Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kaltim, Ronny Suhendra, menyebut saat ini terdapat 1.037 koperasi desa dan kelurahan Merah Putih yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
Ia menulai Program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP) ini berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru.
“Tujuan utamanya adalah menjadi penggerak ekonomi di tingkat desa dan kelurahan, sehingga usaha-usaha masyarakat bisa berkembang sesuai potensi daerah masing-masing,” kata Ronny pada Dialog Publika TVRI Kaltim, Senin 27 April 2026.
Ronny menerangkan, setiap koperasi didorong mengembangkan usaha berbasis potensi lokal seperti pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan sembako hingga usaha mikro kecil.
Katanya dengan konsep begitu, koperasi mampu memperkuat rantai ekonomi masyarakat dari tingkat bawah.
Ronny juga menyebut, pemerintah telah menyiapkan berbagai dukungan berupa pelatihan SDM, pendampingan usaha, hingga penempatan tenaga asisten dan manajer koperasi untuk membantu operasional di lapangan.
“Semua koperasi yang dibentuk sudah mendapatkan pembinaan dan pengetahuan tentang bagaimana memulai usaha serta mengelola koperasi dengan baik,” katanya.
Masih kata Ronny, adanya program ini dinilai sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur, apalagi dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) yang membuka peluang pasar baru bagi produk dan jasa masyarakat desa. (Cca)














