Bontang — Agus Haris menyampaikan alasan dia menerima tawaran Golkar untuk bergandeng Neni Moerniaeni bertarung di Pilwalkot Bontang.
Agus Haris mengaku tau betul bagaimana sosok Neni Moerniaeni. Sebab itu, ketika Andi Faiz mengajak politisi Gerindra itu gabung, dia langsung oke.
“Saya diajak Andi Faiz pasangan sama bunda Neni. Saya langsung (oke-red). Karena saya tau sosok, karakter bunda Neni,” ucapnya kepada katakaltim, Minggu (21/7) lalu.
Kata Agus Haris, Neni Moerniaeni merupakan sosok yang punya niat besar membangun Kota Bontang. Apalagi di bidang pendidikan, Agus Haris bilang tak lagi dipertanyakan kinerjanya.
Baca Juga: Andi Faiz Menyayangkan Pernyataan Hadi Mulyadi yang Tidak Logis Soal Kampung Sidrap
“Dia visinya membangun Kota Bontang itu sangat kuat, sangat besar. Contoh dia berpihak kepada dunia pendidikan, mulai dari PAUD, sampai ke SMA,” katanya.
Coba bayangkan, pinta Agus Haris, waktu itu Neni Moerniaeni memberikan insentif kepada para guru SMA. Sekalipun kala itu SMA sudah jadi kewenangan provinsi.
“Beliau tetap anggarakan 10 miliar untuk SMA. Makanya saya langsung tertarik,” jelasnya.
Lebih jauh Agus Haris menegaskan pemberian insentif kepada para guru saat itu dalam kondisi di mana APBD Bontang tidak banyak seperti sekarang.
Dengan pengalaman itu Agus Haris melihat, jangankan banyak anggaran, sedikit anggaran pun tetap menyalurkannya ke pendidikan.
“Sekalipun APBD sedikit sekali. Apalagi ini nanti tahun 2025, APBD kita ini kemungkinan 3 triliun lebih. Jadi saya ndak berpikir panjang lagi untuk mau digandeng bunda Neni,” tukasnya. (*)