BONTANG — BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bontang menggelar sosialisasi manfaat program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada para pengurus gereja se-Kota Bontang di Ruang Meeting Koka Exlo, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja, termasuk pengurus dan penggiat gereja.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang, Taufiq Nurrahman, mengapresiasi kesempatan yang diberikan pengurus gereja untuk memberikan edukasi mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.
Menurutnya, sosialisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan literasi para pengurus gereja sehingga mereka mampu menjadi Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) yang turut mengedukasi masyarakat agar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
"Melalui sosialisasi ini, kami ingin meningkatkan pemahaman kepada pengurus gereja mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Harapannya, mereka dapat menjadi Perisai yang membantu memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di tengah masyarakat," ucap Taufiq.
Ia menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan perlindungan kepada pekerja formal, tetapi juga menyasar pekerja rentan, termasuk para penggiat dan pengurus gereja yang masuk dalam kategori Bukan Penerima Upah (BPU).
Dalam kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan turut memaparkan tiga program yang dapat diikuti oleh penggiat gereja, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT).
Pembiayaan kepesertaan dapat berasal dari dukungan pemerintah daerah maupun secara mandiri.
Taufiq berharap sinergi dengan pengurus gereja dapat memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Bontang.
"Semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya jaminan sosial, maka semakin luas pula perlindungan yang dapat diberikan kepada para pekerja. Dengan begitu, mereka dapat bekerja dengan lebih aman tanpa harus khawatir terhadap risiko kerja yang bisa terjadi kapan saja," tutupnya. (Adv)














