Balikpapan - Penantian panjang akhirnya berbuah manis bagi Abdul Rahman (53), warga Balikpapan, yang untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir bisa merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.
Momen haru itu terwujud berkat program Mudik Nyaman Bersama BUMN yang diikuti PT PLN (Persero). Bersama istri dan anaknya, Abdul Rahman berangkat dari Balikpapan menuju Surabaya pada 14 Maret 2026 menggunakan kapal KM Dorolonda.
Selama bertahun-tahun, biaya perjalanan yang tinggi menjadi kendala utama baginya untuk pulang kampung. Harga tiket pesawat yang bisa menembus jutaan rupiah per orang membuat ia harus mengubur keinginan berkumpul dengan keluarga setiap Lebaran.
“Tiap tahun ingin pulang, tapi harus ditunda karena biaya. Tahun ini Alhamdulillah bisa berangkat bersama keluarga,” ujarnya.
Program mudik gratis dari PLN menjadi solusi nyata bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Abdul Rahman mengaku, selain membantu dari sisi biaya, pelayanan yang diberikan juga membuat perjalanan terasa aman dan nyaman.
Ia memperkirakan penghematan yang dirasakan mencapai lebih dari Rp1,5 juta per orang, angka yang sangat berarti bagi keluarganya.
Lebih dari sekadar perjalanan, pengalaman mudik kali ini menjadi momen emosional yang tak tergantikan. Setelah bertahun-tahun merayakan Lebaran di perantauan, akhirnya ia bisa kembali merasakan hangatnya kebersamaan dengan keluarga besar.
“Ini bukan hanya soal perjalanan, tapi soal melepas rindu yang sudah lama tertahan,” tambahnya.
Abdul Rahman pun berharap program serupa terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Ia menilai kehadiran PLN melalui program ini bukan hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai perusahaan yang peduli terhadap kebutuhan sosial masyarakat.
Program Mudik Nyaman Bersama BUMN sendiri merupakan bagian dari upaya PLN dalam mendukung mobilitas masyarakat saat Lebaran, sekaligus memastikan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau bagi para pemudik.(adv)















