BONTANG — Sukacita dan semangat kebersamaan mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 sekaligus syukur tahunan Gereja Toraja Jemaat Kanaan yang digelar di halaman gereja, kawasan Bontang Barat, Sabtu (25/4/2026).
Mengangkat tema “Harmoni dalam Kesatuan”, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat persaudaraan jemaat di tengah keberagaman.
Perayaan berlangsung semarak melalui penampilan devile dari 14 sektor pelayanan dan 4 Organisasi Intra Gereja (OIG).
Masing-masing peserta menampilkan kreativitas lewat spanduk perayaan hingga busana bernuansa budaya Toraja yang menarik perhatian jemaat dan tamu undangan.
Nuansa adat semakin terasa saat rombongan devile memasuki area acara dengan iringan tetabuhan Ma’lambuk, alat musik tradisional khas Tana Toraja, Sulawesi Selatan.
Irama musik tradisional itu menghadirkan suasana khidmat sekaligus penuh sukacita sebagai simbol ungkapan syukur jemaat atas perjalanan pelayanan gereja selama 45 tahun.
Dalam penilaian devile, sektor Galilea dan sektor Miri dinobatkan sebagai peserta terbaik. Penilaian tersebut disampaikan Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam, yang hadir bersama Wali Kota Bontang dan Staf Ahli Pemerintahan dan Hukum Anwar Sadat.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang Gereja Toraja Jemaat Kanaan dalam menjaga kebersamaan serta keharmonisan umat.
Menurutnya, tema “Harmoni dalam Kesatuan” mencerminkan nilai toleransi dan semangat gotong royong yang penting dipertahankan dalam kehidupan sosial masyarakat Bontang.
Ia menilai peran para pendeta dan tokoh agama sangat penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
Tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga memperkuat spiritual dan emosional masyarakat.
“Tokoh agama memiliki peran besar dalam menjaga kerukunan umat dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Neni juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam mendukung kesejahteraan para tokoh agama, salah satunya melalui pemberian insentif.
Ia berharap gereja dapat terus menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah dan menciptakan masyarakat yang sejahtera.
Selain itu, ia mengapresiasi kondisi wilayah Kanaan yang dinilai semakin aman dan kondusif. Menurutnya, situasi tersebut merupakan hasil dari kebersamaan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan memperkuat rasa persatuan.
Sementara itu, Ketua Panitia, Misi Saratu, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Bontang atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam perayaan HUT dan syukur tahunan ini dapat terus terjaga di lingkungan jemaat maupun masyarakat luas. (Adv)














