Payload Logo
Balikpapan

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, saat memimpin Upacara Hut ke 129 Kota Balikpapan di Halaman Balai Kota Balikpapan, Selasa (10/2/2026) (dok: Han/katakaltim)

Pemkot Balikpapan Fokus Pembenahan

Penulis: Han | Editor: Agung Ardaus
11 Februari 2026

BALIKPAPAN — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengaku tetap melanjutkan pembangunan yang lebih baik lagi untuk Balikpapan.

Penegasan itu disampaikan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud usai memimpin Upacara Hut ke 129 Kota Balikpapan di Halaman Balai Kota, Selasa 10 Februari 2026.

Ihwal penataan kota, Rahmad menyinggung rencana penertiban kabel udara yang mengganggu estetika kota.

Penataan infrastruktur tersebut sudah lama direncanakan dan segera diimplementasikan.

“Sejak awal sudah kita rencanakan bagaimana Balikpapan ini ke depan wajah kotanya lebih cantik. Kabel-kabel yang semrawut itu akan kita tertibkan,” ucapnya.

Ia menegaskan, persoalan anggaran tidak seharusnya terus dijadikan alasan.

Pemkot tetap memiliki anggaran. Namun penggunaannya harus diprioritaskan pada kebutuhan yang langsung menyentuh masyarakat.

“Anggaran itu ada, tetapi harus dilihat kualitas dan prioritasnya. Jangan selalu bilang tidak ada anggaran, nanti masyarakat bingung. Yang penting anggaran itu menyentuh kepentingan masyarakat dan pembangunan kota,” tandasnya.

Di samping itu, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo, menekankan seluruh program pembangunan sejalan dengan visi menjadikan Balikpapan sebagai kota global yang nyaman untuk semua kalangan.

“Semua yang ada di Balikpapan harus memberikan kemanfaatan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga lansia,” ucap Bagus.

Pemkot Balikpapan bersama para pemangku kepentingan akan terus berupaya menciptakan kota aman, kondusif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bagus juga mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, seperti penanganan banjir, penyediaan air bersih, dan pembangunan sekolah.

“Itu menjadi skala prioritas yang setiap tahun kita selesaikan. Mudah-mudahan dalam periode kepemimpinan ini, tiga poin tersebut bisa kita tuntaskan,” ucapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah, khususnya penanganan banjir yang masih menjadi sorotan masyarakat.

“Memang masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Salah satunya penanganan banjir. Saat ini anggaran untuk banjir masih sekitar 10 persen, sehingga perlu terus kita dorong agar penanganannya bisa benar-benar tuntas,” kata Alwi.

Ia berharap ke depan Balikpapan tidak lagi mengalami banjir, meski selama ini genangan air di kota tersebut relatif singkat.

“Kalau banjir di Balikpapan biasanya hanya dua sampai tiga jam, tidak sampai berhari-hari. Tapi tetap saja ini harus diselesaikan,” ujarnya.

Selain banjir, DPRD juga menyoroti sektor kesehatan dan pendidikan. Alwi menyebut pembangunan rumah sakit di wilayah Balikpapan Barat dan Balikpapan Timur akan terus didukung melalui penganggaran bertahap.

“Untuk kesehatan, kita sedang membangun rumah sakit di Balikpapan Barat dan insya Allah akan dilanjutkan penganggarannya. Di Balikpapan Timur juga akan dibangun rumah sakit melalui BUMD. Pendidikan juga luar biasa, setiap tahun selalu ada pembangunan sekolah,” pungkasnya. (Han)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025