SAMARINDA – Upaya memperbaiki pasokan listrik di Melak, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, terus dilakukan PT PLN (Persero). Salah satu langkah yang kini berjalan adalah pengiriman mesin pembangkit tambahan berkapasitas total 5 megawatt (MW) dari Samarinda menuju Melak, Jumat (16/10).
Pengiriman tersebut menjadi bagian dari upaya PLN meningkatkan kapasitas pasokan listrik di tengah kondisi kelistrikan yang masih dipengaruhi gangguan dan pemeliharaan sejumlah unit pembangkit.
Sebelum diberangkatkan, mesin pembangkit telah melalui tahapan persiapan dan penanganan logistik di Pelabuhan Samarinda. Bersamaan dengan proses mobilisasi tersebut, PLN juga melanjutkan pekerjaan infrastruktur pendukung di lokasi agar tahapan pemasangan dan pengoperasian dapat dipersiapkan secara terkoordinasi.
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Samarinda, Adrian Sitompul, mengatakan pengiriman mesin tambahan ini merupakan kelanjutan dari langkah penanganan yang dilakukan PLN untuk mendukung perbaikan pasokan listrik di Melak.
“Mesin pembangkit tambahan berkapasitas 5 MW hari ini mulai diberangkatkan dari Samarinda menuju Kutai Barat. Kami terus mengawal proses mobilisasi ini bersama pihak terkait, sekaligus memastikan persiapan di lokasi berjalan seiring dengan perjalanan mesin,” ujar Adrian.
Menurutnya, seluruh tahapan perlu dilaksanakan dengan memperhatikan kesiapan teknis dan aspek keselamatan agar proses penanganan dapat berjalan dengan baik.
Infrastruktur Pendukung Terus Disiapkan
Selain mengirimkan mesin pembangkit, PLN terus mengerjakan infrastruktur pendukung di Melak. Persiapan tersebut meliputi pembangunan pondasi mesin, penyiapan fasilitas tangki bahan bakar minyak (BBM), serta sarana penyaluran daya yang diperlukan untuk mendukung pengoperasian pembangkit tambahan.
Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Melak, Agung Putra Raharjo, menjelaskan bahwa kesiapan infrastruktur menjadi faktor penting sebelum mesin dapat dioperasikan.
“Pekerjaan di lokasi terus kami koordinasikan seiring dengan pengiriman mesin dari Samarinda. Setelah mesin tiba, masih terdapat tahapan pemasangan, penyambungan, serta pemeriksaan dan pengujian teknis sebelum pembangkit dinyatakan siap beroperasi,” jelas Agung.
Ia menegaskan, setiap tahapan dipersiapkan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan dan kesesuaian terhadap standar operasional yang berlaku.
Dengan demikian, kedatangan mesin di Melak nantinya akan dilanjutkan dengan proses pemasangan dan pengujian sebelum tambahan kapasitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung pasokan listrik.
PLN Optimalkan Pembangkit yang Tersedia
Di tengah proses pengiriman mesin tambahan, PLN juga terus mengoptimalkan pembangkit yang tersedia serta menangani unit-unit yang mengalami gangguan. Langkah tersebut dilakukan secara paralel untuk mendukung perbaikan kondisi kelistrikan di Melak dan wilayah sekitarnya.
Adrian mengatakan PLN memahami pentingnya ketersediaan listrik bagi masyarakat, baik untuk menunjang aktivitas sehari-hari, pelayanan publik, maupun kegiatan usaha di Kabupaten Kutai Barat.
“Kami memahami bahwa kondisi kelistrikan saat ini masih menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf dan terus mengupayakan langkah-langkah penanganan, mulai dari optimalisasi pembangkit yang tersedia hingga penambahan kapasitas 5 MW ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, PLN akan terus mengawal proses penanganan agar perbaikan pasokan listrik dapat berlangsung secara bertahap sesuai kesiapan teknis dan operasional.
Setelah pengiriman, pemasangan, dan pengujian teknis selesai, mesin tambahan berkapasitas 5 MW tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya mampu pasokan listrik di Melak dan sekitarnya.
PLN juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung proses pengiriman mesin maupun pengerjaan infrastruktur di lapangan. Koordinasi antarpihak diharapkan dapat membantu kelancaran setiap tahapan penanganan kelistrikan.
Melalui upaya tersebut, PLN berkomitmen melanjutkan langkah-langkah perbaikan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat Kabupaten Kutai Barat.














