KALTIM — Fraksi Demokrat-PPP DPRD Kaltim laporkan hasil resesnya dalam rapat paripurna ke-17, Kamis (9/7/2026).
Laporan tersebut disampaikan Nurhadi Saputra. Setelah pihaknya mengunjungi 25 desa di 4 kabupaten.
Sebanyak 273 usulan rakyat. Dari semua itu ada 4 usulan mendesak dituntaskan.
Antara lain pembangunan pelabuhan di Sangatta. Ruang kelas baru di SMAN 2 Sanggata Selatan. Penambahan sekolah SMA dan SMK di Balikpapan. Hingga usulan permudah urusan dana aspirasi.
Nurhadi menerangkan, pelabuhan pendaratan ikan di Sangatta, jelas-jelas detail engineering design (desain perencanaan) atau DED-nya sudah tuntas sejak 2025. Harusnya segera diselesaikan.
"Pelabuhan pendaratan ikan di Sangatta, itu DED-nya sudah ada sejak 2025,” ucap politisi PPP itu.
Nurhadi Saputra juga mendesak pemerintah membangun ruang kelas baru (RKB) di SMA Negeri 2 Sangatta Selatan, yang sampai saat ini belum diterealisasikan.
"Sedangkan sekolah ini telah melakukan penerimaan siswa baru,” tandasnya.
Di Kota Balikpapan sendiri, Nurhadi Saputra menuturkan 40 persen dari lulusan SMP tak tertampung di SMA/SMK Negeri di setiap tahunnya.
Masalah tersebut timbul akibat tidak berbanding lurusnya antara jumlah SMPN dan madrasah Tsanawiyah dengan jumlah SMAN dan SMKN.
SMPN dijumlahkan madrasah Tsanawiyah sebanyak 30, sedangkan SMAN dijumlahkan SMKN hanya 16.
Maka Pemerintah Provinsi harus menambah jumlah SMAN dan SMKN di Kota Balikpapan untuk menuntaskan masalah ini.
“Ini harus segera diselesaikan,” pintanya.
Terakhir, Fraksi Demoktat-PPP menyampaikan ke Ketua DPRD Kaltim dan juga kepada Gubernur Kaltim Ihwan pentingnya dana aspirasi.
Kata dia, 90 persen hasil reses dapat terealisasi berkat adanya dana aspirasi masyarakat melalui DPRD, sehingga untuk menghapuskan dana aspirasi perlu ada pertimbangan.
"12 titik setiap kami reses, setiap masa sidang hanya seperti formalitas. Jangan semua, 1 saja belum tentu ada yang kita benahi,” tandasnya.
Untuk itu dirinya berpesan legislatif dan eksekutif harus tetap memberi perogram prioritas bagi kebutuhan mendasar masyarakat. (Wira)














