KUKAR — Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, mendorong optimalisasi pemanfaatan Pasar Tangga Arung Square saat lakukan inspeksi mendadak (Sidak) pada Kamis (30/4/2026).
Ia menegaskan, pasar yang dibangun dengan anggaran besar dari uang rakyat itu harus mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pasar ini dibangun dari uang rakyat, bukan anggaran kecil. Maka harus benar-benar dimanfaatkan untuk mendorong perekonomian masyarakat,” ucap Ahmad Yani.
Dia membeberkan, banyak laporan dan aspirasi telah diterima. Baik dari masyarakat umum maupun pedagang, terkait kondisi pasar yang belum optimal.
Karena itu, DPRD meminta pemerintah daerah memastikan seluruh fasilitas yang ada bisa digunakan maksimal.
Salah satu langkah yang didorong adalah menggratiskan sementara biaya parkir di kawasan pasar.
Kebijakan ini diharap mampu menarik minat pengunjung agar datang dan berbelanja.
“Untuk sementara semua parkir digratiskan dulu. Parkir di pinggir jalan juga harus diarahkan masuk ke dalam area pasar,” pintanya.
Kebijakan tersebut bertujuan menciptakan perputaran ekonomi di dalam pasar. Pengunjung yang masuk dan memarkir kendaraan di area pasar akan lebih terdorong berbelanja.
Selain itu, Ahmad Yani juga meminta semua akses dan pintu masuk pasar yang belum difungsikan agar segera dibuka.
“Kalau pintu pasar ditutup, itu sama saja menghalangi rezeki. Semua akses harus dibuka agar aktivitas ekonomi bisa mengalir, imbuhnya. (Sap)











