Payload Logo
Gubernur Kaltim

Foto tampak Kiri: Ketua Umum PMTI, Yulius Selvanus Lumba. Tengah: Gubernur Kaltim, Rudy, Mas’ud. Kanan: Istri Gubernur, Syarifah Suraidah (Dok: Deni/katakaltim)

Rudy Mas’ud: Pintu Kantor Gubernur Terbuka 24 Jam, Demonstrasi boleh, Anarkis Jangan

Penulis: Deni Rahman | Editor: Syamsuddin
20 April 2026

KALTIM — Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, menegaskan komitmennya membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi masyarakat Kaltim.

Ia mengatakan, pintu Kantor Gubernur terbuka 24 jam, utamanya menjelang aksi unjuk rasa pada 21 April 2026.

Pernyataan itu disampaikan Rudy dalam pidato saat pelantikan Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Kalimantan Timur, di tengah meningkatnya atensi publik terhadap gejolak di daerah.

"Ini adalah negara demokrasi tetapi catatannya kita punya berdialog. Saya lebih senang kalau kita maksimalkan dengan dialog. Pintu kantor gubernur dibuka 24 jam. Siapa saja dan di mana saja tidak pernah kami tolak," ujar Rudy, Sabtu, (18/4/2026).

Ia menegaskan, akses komunikasi dengan kepala daerah tidak boleh tertutup, terlebih dalam situasi menjelang aksi demonstrasi.

"Jangan pernah ada orang beranggapan susah untuk bertemu dengan Gubernur Kalimantan Timur. Tidak, kami adalah pelayan masyarakat Kalimantan Timur," terangnya.

Rudy menilai, dialog langsung menjadi cara paling efektif untuk menyelesaikan persoalan dan meredam potensi gesekan di lapangan.

Dengan membuka pintu komunikasi, ia berharap masyarakat lebih memilih jalur musyawarah dibandingkan aksi yang berpotensi memicu ketegangan.

Ia menekankan, kebebasan menyampaikan pendapat harus dilakukan secara tertib, kondusif dan bertanggung jawab.

"Tolong dijaga sekali kondusivitas daripada Kalimantan Timur. Kita juga akan segera persiapan untuk demonstrasi," ujar Rudy.

Menurutnya, demonstrasi merupakan hak konstitusional warga negara yang dijamin dalam sistem demokrasi.

Namun, pelaksanaannya tetap memiliki batasan yang harus dipatuhi massa demonstran.

"Ingat jangan sampai anarkis, jangan sampai membuat kerusuhan, jangan sampai merusak fasilitas umum dan jangan sampai mengganggu ketertiban umum," tegas Rudy.

Ia mengingatkan, citra Kalimantan Timur saat ini menjadi sorotan nasional, bahkan internasional seiring berdirinya IKN.

Stabilitas daerah, kata Rudy, menjadi faktor penting dalam menjaga aktivitas sosial dan ekonomi tetap berjalan normal.

"Kita jaga Kalimantan Timur ini. Karena kalau ada apa-apa yang rugi masyarakat Kalimantan Timur dan kita semuanya yang ada di dalamnya," pungkas Harum. (Deni)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025