Bontang - Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP) Bontang mencatat target investasi 2026 meningkatkan hingga 8 persen dari realisasi capaian 2025.
Kepala DMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur mengatakan target yang meningkat tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Bontang.
"Kota Bontang ditahun 2026 meningkat sebesar 11,24 persen dari capaian realisasi tahun 2025 yang mencapai 3 triliun," ujarnya.
Target tersebut ditetapkan pemerintah provinsi Kalimantan Timur melalui DPMPTSP Kaltim.
Saat ini capaian investasi pada triwulan pertama tahun 2026 yang disampaikan melalui Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) telah mencapai 23,95 persen dari target Renstra yang ditetapkan provinsi Kaltim 23,25 persen.
"Pada triwulan pertama ini kita telah mencapai 796 juta, walaupun masih jauh tapi kita tetap optimis akan mencapai target," terangnya.
Ia menjelaskan angka tersebut terbagi dari dua Penanaman Modal yaitu penanaman modal dalam negeri dan penanaman modal asing,
Saat ini tercatat yang menjadi sumber terbesar dalam penanaman modal yaitu, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berada pada 88,77 persen.Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat menyumbang 11,23 persen.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pemerintah optimis dalam mencapai target, dengan menggunakan berbagai strategi dan tetap memperhatikan kondisi sosial masyarakat.
"Kita tetap optimis akan mencapai target itu, dan kita juga tetap memperhatikan kualitas investasi yang mampu memberikan dampak positif terhadap masyarakat," pungkasnya.(Adv)















