Balikpapan — Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) dan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kaltim menggelar bakti sosial kesehatan yang menyasar masyarakat pesisir, buruh, nelayan hingga pengemudi ojek online di kawasan Pantai Seraya, Kelurahan Sepinggan Baru, Balikpapan, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan sosial tersebut mendapat sambutan antusias dari warga. Sejak pagi, masyarakat mulai berdatangan untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan jajaran Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kaltim.
Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya kelompok pekerja dan warga pesisir yang membutuhkan akses layanan kesehatan.
“Momentum May Day bukan hanya tentang peringatan Hari Buruh, tetapi juga bagaimana kita hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, kami menggelar bakti kesehatan untuk membantu warga yang membutuhkan pelayanan medis,” ujar Endar.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh berbagai layanan mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, pengobatan gratis, pemeriksaan laboratorium sederhana hingga rujukan ke Rumah Sakit Bhayangkara apabila membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Tak hanya itu, Polda Kaltim juga mengadakan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dengan target pengumpulan 100 kantong darah.
“Alhamdulillah antusias masyarakat cukup tinggi. Hari ini hampir 200 warga telah terlayani. Ini menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini memang sangat dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.
Kabiddokkes Polda Kaltim Kombes Pol Dr. drg. Nelson Situmorang menjelaskan, bakti kesehatan dilaksanakan di dua titik berbeda, yakni kawasan pesisir Sepinggan dan basecamp pengemudi ojek online.
Menurutnya, sasaran utama kegiatan tersebut adalah masyarakat kurang mampu serta kelompok pekerja yang rentan mengalami gangguan kesehatan akibat aktivitas sehari-hari.
“Kami ingin memastikan para buruh, nelayan dan pengemudi ojek online juga mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak. Karena itu kegiatan ini kami fokuskan langsung ke lokasi masyarakat,” jelas Nelson.
Ia menyebut sejumlah keluhan kesehatan yang banyak ditemukan di lapangan di antaranya batuk, pilek dan hipertensi, terutama pada kalangan lansia dan nelayan.
“Kondisi lingkungan pesisir dan aktivitas kerja cukup mempengaruhi kesehatan masyarakat. Karena itu kami berharap kegiatan ini bisa dilakukan rutin setiap tahun,” katanya.
Sementara itu, Ketua RT 28 Sepinggan Raya Muhammad Amin mengapresiasi kepedulian Polda Kaltim terhadap warga di wilayahnya. Ia mengaku masyarakat merasa sangat terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan gratis tersebut.
“Warga sangat senang karena bisa memeriksakan kesehatan tanpa biaya. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkap Amin.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Kaltim didampingi Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo bersama para Pejabat Utama Polda Kaltim turut berinteraksi langsung dengan masyarakat serta mengikuti kegiatan donor darah.
Melalui bakti sosial kesehatan ini, Polda Kaltim berharap hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan di tengah aktivitas kerja sehari-hari.















