Payload Logo
PDIP

PDIP Kukar dalam agenda Musyawarah Anak Cabang (dok: Sap/katakaltim)

Totalitas! PDIP Kukar Ganti Struktur PAC, Anak Muda Naik Panggung Politik

Penulis: Sap | Editor: Agung
27 April 2026

KUTAI KARTANEGARA — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan penyegaran kepengurusan di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) melalui musyawarah anak cabang (musancab), Sabtu (25/4/2026).

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, mengatakan langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur partai hingga tingkat kecamatan.

“Ini pertama kalinya dalam sejarah dilakukan penyegaran kepengurusan secara menyeluruh di 20 kecamatan. Sebagian masih dipertahankan, sebagian diisi kader baru,” ucap Rendi.

Menurut Rendi, sejumlah ketua PAC yang telah beberapa kali menjabat bahkan didorong naik ke tingkat DPC.

Dengan demikian, posisi di tingkat kecamatan kini banyak diisi oleh wajah-wajah baru, mayoritas dari kalangan anak muda.

Ia berharap kehadiran generasi muda mampu membawa semangat baru dalam perjuangan partai, sekaligus memperkuat basis PDIP di Kukar yang selama ini dikenal sebagai “kandang banteng”.

“Perjuangan tetap berakar di daerah. Ini sudah melalui proses panjang dan harus terus dijaga,” jelasnya.

Rendi juga menekankan pentingnya membuka ruang partisipasi lebih luas, termasuk bagi generasi muda seperti Gen Z dan Alpha, agar mulai peduli terhadap dinamika politik.

“Kantor DPC ke depan harus lebih terbuka bagi semua kalangan,” tuturnya.

Secara internal, ia menginstruksikan seluruh kader memperkuat kerja-kerja di tingkat bawah dengan turun langsung ke masyarakat.

“Semua kader, termasuk fraksi, harus aktif hadir di lapangan, mendengar persoalan masyarakat, dan memberikan solusi. Penguatan akar rumput ini kunci menuju kemenangan 2029,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim, Ananda Emira Moeis, menekankan pentingnya soliditas kader dalam menghadapi agenda politik ke depan.

Ia meminta seluruh kader di Kutai Kartanegara tetap merapatkan barisan dan menyamakan langkah dalam perjuangan partai.

“Semangatnya sama rasa dan sama asa. Kalau ada yang susah dirasakan bersama, kalau bahagia juga dirasakan bersama. Satu bergerak, semua bergerak,” ucap Nanda.

Menurutnya, soliditas tersebut diarahkan pada dua fokus utama, yakni konsolidasi elektoral menuju Pemilu 2029 dan penguatan kerja kerja kerakyatan.

“Kita siapkan dari sekarang, mulai dari organisasi, strategi pemenangan, caleg, hingga saksi,” tuturnya.

Ia juga menegaskan kader PDIP harus terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan kebutuhan mereka, serta mencarikan solusi atas berbagai persoalan.

Didukung oleh kekuatan tiga pilar partai, yakni eksekutif, legislatif, dan struktur organisasi yang dinilai mampu menjangkau hingga ke akar rumput.

Di tengah tantangan ekonomi global yang turut berdampak pada daerah, termasuk penurunan APBD Kukar, ia menegaskan kader PDIP diminta berani menyuarakan program-program yang tepat sasaran bagi masyarakat.

“Tantangan ekonomi harus dijawab dengan program yang benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Terkait isu usulan ketua partai dua periode, Nanda menegaskan hal tersebut bukan menjadi kewenangan tingkat daerah.

“Itu tergantung arahan DPP Partai yang memiliki pertimbangan tersendiri,” pungkasnya. (Sap)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025