Payload Logo
Plt Kepala Disnaker Balikpapan

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnaker Balikpapan, Adamin Siregar. (dok : han/KK)

Job Fair Balikpapan 2026 Siapkan Ribuan Lowongan, Digelar Juli di BSCC Dome

Penulis: Han | Editor:
11 Maret 2026

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) kembali menyiapkan kegiatan job fair pada tahun 2026. Kegiatan yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan tersebut direncanakan berlangsung pada Juli mendatang di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnaker Balikpapan, Adamin Siregar, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan berbagai perusahaan untuk memastikan ketersediaan peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurutnya, job fair menjadi salah satu sarana penting untuk mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan dengan para pencari kerja di Balikpapan dan sekitarnya.

“Kami masih berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan agar mereka dapat membuka lebih banyak peluang kerja saat job fair berlangsung nanti,” kata Adamin, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan tersebut dianjurkan lebih dulu mengurus kartu pencari kerja atau AK-1 di Disnaker Balikpapan. Dokumen tersebut diperlukan agar data pencari kerja dapat tercatat secara resmi dalam sistem ketenagakerjaan.

Adamin menyebutkan, secara ideal kegiatan job fair di Balikpapan dapat digelar hingga dua kali dalam satu tahun. Namun untuk tahun 2026, agenda tersebut direncanakan hanya dilaksanakan satu kali.

“Biasanya bisa dua kali dalam setahun, tetapi untuk tahun ini kami rencanakan satu kali saja pada Juli di Dome,” ujarnya.

Meski demikian, informasi mengenai peluang kerja sebenarnya tidak hanya tersedia saat job fair berlangsung. Disnaker Balikpapan juga rutin mengumumkan berbagai lowongan pekerjaan melalui media sosial resmi mereka setiap pekan.

Berdasarkan data Disnaker, jumlah angkatan kerja di Balikpapan pada 2025 mencapai 362.815 orang. Sementara tingkat pengangguran terbuka tercatat turun dari 6,22 persen menjadi 5,94 persen atau sekitar 22.351 orang.

Sepanjang tahun lalu, tercatat sebanyak 5.931 pencari kerja terdata di Disnaker Balikpapan. Sementara jumlah lowongan yang tersedia mencapai 4.762 posisi. Dari jumlah tersebut, sekitar 2.215 orang berhasil terserap, sedangkan 3.716 lainnya belum memperoleh pekerjaan.

Adamin menjelaskan, salah satu kendala yang sering terjadi adalah ketidaksesuaian antara minat pencari kerja dengan jenis pekerjaan yang tersedia.

“Sebagian besar lowongan yang tersedia berada di sektor pemasaran seperti sales atau marketing. Pekerjaan ini sering kali kurang diminati oleh pencari kerja,” jelasnya.

Selain itu, keterbatasan pengalaman kerja dan sertifikasi keterampilan juga menjadi tantangan bagi sebagian pelamar. Beberapa posisi tertentu bahkan mensyaratkan pendidikan minimal diploma.

“Contohnya di bidang kesehatan, biasanya perusahaan meminta minimal lulusan D1 hingga D3. Sementara banyak pelamar yang masih lulusan SMK sehingga belum memenuhi kualifikasi,” katanya.

Di sisi lain, jumlah perusahaan yang beroperasi di Balikpapan tergolong cukup besar. Tercatat sekitar 6.789 perusahaan berdiri di kota ini, mulai dari skala mikro hingga perusahaan besar.

Dalam satu kali penyelenggaraan job fair, jumlah lowongan kerja yang ditawarkan bahkan dapat mencapai sekitar 1.200 posisi. Namun tingkat penyerapan tenaga kerja tetap bergantung pada kesesuaian keterampilan, pendidikan, dan minat para pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan.

“Peluang kerja sebenarnya cukup banyak. Yang menjadi tantangan adalah memastikan kualifikasi pencari kerja sesuai dengan kebutuhan dunia usaha,” pungkasnya.(Han/adv Diskominfo Balikpapan)


Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025