KALTIM — Rencana pembentukan Kabupaten Sangkulirang sebagai Daerah Otonomi Baru di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) masih belum menemui titik terang.
Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam mengatakan, jika Moratorium pemekaran daerah di bawah kewenangan Wakil Presiden itu dicabut, setidaknya ada 2 daerah yang paling siap untuk mekar di Provinsi Kaltim.
Antara lain Kutai Utara dari daerah induk Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Berau Pesisir Selatan dari Kabupaten Berau.
Sementara Sangkulirang, kata Sofyan, menjadi prioritas setelah Kutai Utara.
Ia membeberkan, Wakil Bupati Kutim Mahyunadi menyebut agar satu dulu daerah yang dimekarkan, tiada lain adalah Kutai Utara.
Katanya, masalah utamanya adalah biaya DOB yang mesti disiapkan daerah induk yang terbilang besar.
"Begitu pemekaran, maka daerah induk harus menyiapkan dana hibah paling tidak 2-3 tahun, juga menyiapkan dana Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) untuk pertama kalinya sehingga ini butuh persetujuan Bupati dan DPRD," beber Sofyan, ditemui di Bontang Rabu 11 Maret 2026.
Di samping itu, ia menyebut dari berbagai bentuk kajian, Kutai Utara lah yang paling siap untuk menjadi DOB.
Sayangnya, Sofyan juga menyebut, rencana pemekaran di berbagai daerah masih belum ditanggapi serius pemerintah pusat.
Terlihat, kata Sofyan, Moratorium pemekaran daerah di bawah kewenangan Wakil Presiden, belum dicabut.
Dan Juga PP tentang moratotium pemekaran dalam UU Nomor 3 tahun 2014 belum dilengkapi.
"Memang saya katakan tidak ada keinginan dari pemerintah untuk ini (pemekaran)," terangnya.
Padahal, kata dia, bisa saja moratorium ini dibuka, akan tetapi secara terbatas. (Cca)













