Dibaca
45
kali
Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra (aset: puji/katakaltim)

Andi Adi Minta Edukasi Intensif Masyarakat Agar Jaga Kondisi Lingkungan

Penulis : Puji
 | Editor : Admin
6 November 2024
Font +
Font -

SAMARINDA — Anggota DPRD Kaltim Andi Satya Adi Saputra mendorong dilakukannya kegiatan edukasi intensif guna menyadarkan masyarakat tentang perlunya menjaga kondisi lingkungan.

Menurutnya, dengan membangun kesadaran masyarakat menjadi langkah utama untuk menjaga lingkungan dari dampak yang tak diharapkan. Seperti banjir maupun mengantisipasi dampak penurunan kesehatan.

"Masalah kesehatan ini sebenarnya kita bukan hanya masalah mengobati tapi juga bagaimana mencegah, langkah preventif," katanya, Selasa (05/11/2024) siang.

Baca Juga: Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra kembali menggelar reses, Sabtu (02/11/2024) malam di Jl. Pangeran Bendahara, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda. (aset: puji/katakaltim)Andi Adi Serap Aspirasi Warga Samarinda Seberang, Mencuat Problem Pendidikan dan Kesehatan

Kemudian, lanjut Adi, salah satu edukasi yang paling harus ditanamkan terkait kebiasaan untuk tak membuang sampah di sembarang tempat.

Baca Juga: Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud usai menggelar Rapat Paripurna DPRD Kaltim di Karang Paci, Kota Samarinda, Rabu 8 Januari 2025. (Dok: galang/katakaltim.com)Kinerja Pj Gubernur Akmal Malik, Ketua DPRD Kaltim: Standar Aja

"Bagaimana kita mengedukasi warga agar tidak membuang sampah sembarangan, disini masyarakat Kalimantan Timur khususnya samarinda saya liat sudah mulai ada kearah sana kesadarannya untuk tidak membuang sampah sembarangan," tandasnya.

Pun Politisi Partai Golkar itu mengakui bahwa masih perlu upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Apalagi menjelang akhir tahun, ia menyebut penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dipacu oleh kondisi lingkungan yang tak bersih.

"Tapi memang masih perlu ditingkatkan karena kita lihat saat ini musim pancaroba dimana kasus DBD itu meningkat biasanyakan, dan DBD itu biasanya sarang nyamuknya itu disampah-sampah itu," tutupnya. (*)

Font +
Font -
# ePaper
Lebih Banyak >