Payload Logo
Seleksi Bintara

Polda Kaltim Awasi Ketat Seleksi Bintara Polri 2026 dengan Sistem CAT.(dok : Humas Polda Kaltim)

Seleksi Bintara Polri 2026 di Balikpapan Gunakan CAT, Polda Kaltim Tegaskan Proses Transparan

Penulis: Han | Editor:
15 Mei 2026

Balikpapan — Polda Kalimantan Timur kembali melanjutkan tahapan seleksi penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026 dengan menggelar Computer Assisted Test (CAT) Akademik bagi calon Bintara Polri. Pelaksanaan ujian yang berlangsung pada Rabu (13/5/2026) tersebut digelar di tiga lokasi berbeda di Kota Balikpapan.

Tiga titik pelaksanaan tes akademik itu meliputi SMKN 4 Balikpapan, SMAN 8 Balikpapan, dan SMPN 1 Balikpapan. Seluruh proses seleksi turut diawasi pengawas internal dan eksternal guna memastikan tahapan berjalan sesuai aturan dan prinsip transparansi.

Pelaksanaan CAT Akademik dibagi dalam tiga gelombang. Pada gelombang pertama yang dimulai pukul 09.00 Wita, sebanyak 218 peserta mengikuti ujian, terdiri dari 182 pria dan 36 wanita. Seluruh peserta pada sesi pertama tercatat hadir lengkap.

Selanjutnya pada gelombang kedua pukul 11.00 Wita, sebanyak 227 peserta mengikuti tes dari total 228 peserta yang terdaftar. Satu peserta pria dilaporkan mengundurkan diri sebelum pelaksanaan ujian dimulai.

Sementara pada gelombang ketiga pukul 12.00 Wita, sebanyak 228 peserta mengikuti tes dengan rincian 194 pria dan 34 wanita. Pada sesi terakhir tersebut seluruh peserta hadir tanpa ada yang absen.

Dalam hasil sementara Tes Pengetahuan Umum itu, nilai tertinggi yang berhasil diraih peserta mencapai angka 96, sedangkan nilai terendah berada di angka 28. Sistem CAT yang digunakan memungkinkan peserta mengetahui hasil nilai secara langsung setelah menyelesaikan ujian.

Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Yuliyanto menegaskan bahwa proses seleksi penerimaan Bintara Polri TA 2026 dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.

Menurutnya, penggunaan sistem CAT menjadi salah satu langkah untuk meminimalisir potensi kecurangan sekaligus meningkatkan objektivitas penilaian dalam proses seleksi.

“Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara profesional dan terbuka. Pengawasan dilakukan secara ketat agar seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama dan adil,” ujarnya.

Melalui tahapan seleksi ini, Polda Kaltim berharap dapat menjaring calon anggota Polri yang memiliki kualitas akademik, integritas, serta kesiapan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025